Digital Edge Rampungkan Topping Out CGK1 dan Amankan Perjanjian Pasokan Listrik Terbesar untuk Pusat Data di Indonesia Bersama PLN

Ditulis oleh
Alissa Shebila
Dipublikasikan pada
Juni 8, 2026
Diperbarui pada
Juni 8, 2026
Digital Edge tops out CGK1 at its Bekasi campus and signs a 1.45 GW PLN deal — the largest single-campus data center power agreement in Indonesia to date.

Cikarang, 8 Juni 2026 — Digital Edge mengumumkan dua pencapaian penting di kampus data center CGK berkapasitas 500MW yang berlokasi di Bekasi, Jakarta Raya, yaitu penyelesaian struktur (topping out) gedung pertama, CGK1, serta penandatanganan perjanjian baru dengan PT PLN (Persero) untuk meningkatkan pasokan listrik yang telah diamankan menjadi 1,45 GW bagi kampus tersebut. Ini merupakan komitmen daya terbesar yang pernah diamankan untuk satu kampus pusat data di Indonesia. Pencapaian ini semakin mempertegas kemampuan Kampus CGK dalam mendukung pertumbuhan pesat kebutuhan infrastruktur hyperscale dan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia.

Diamankan sejak tahap awal pengembangan proyek, perjanjian pasokan listrik sebesar 1,45 GW ini — yang disusun dalam skema 2 x 725 MVA melalui dua jalur suplai independen — dirancang untuk menghadirkan arsitektur kelistrikan dual-feed yang andal guna menunjang beban kerja mission-critical, termasuk AI dan komputasi awan. Dengan pasokan daya yang sepenuhnya terjamin untuk seluruh kawasan Kampus CGK, kerja sama ini mencerminkan komitmen bersama dalam memastikan Indonesia memiliki fondasi kelistrikan berskala besar yang diperlukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital nasional. Seiring dengan percepatan adopsi AI, ketersediaan kapasitas listrik yang besar, stabil, dan dapat diandalkan sejak awal menjadi faktor krusial dalam pengembangan pusat data yang skalabel dan berkinerja tinggi.

Dengan total investasi sebesar US$4,5 miliar, CGK Campus dibangun khusus untuk beban kerja AI dan komputasi intensif data, dengan infrastruktur yang tangguh dan efisien secara energi. Fasilitas ini dirancang untuk menargetkan annualized PUE terdepan di industri sebesar 1,25, meraih sertifikasi LEED, mengintegrasikan sistem daur ulang air dan energi terbarukan, serta menerapkan teknologi pendinginan cair untuk mendukung workload AI. Dikembangkan sesuai kebutuhan pelanggan yang telah berkomitmen, CGK1 dijadwalkan siap beroperasi pada Q4 2026, diikuti gedung kedua dan ketiga masing-masing pada Q1 dan Q2 2027.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa PLN terus berperan aktif dalam memperkuat ekosistem digital nasional, termasuk pengembangan sektor data center, melalui penyediaan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan.

“Pertumbuhan industri data center mencerminkan semakin pesatnya perkembangan ekosistem digital di Indonesia. Melalui kolaborasi ini, PLN berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan guna mendukung kebutuhan sektor strategis ini, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara,” ujar Darmawan.

“Topping out CGK1, yang didukung oleh perjanjian pasokan listrik terbesar dalam sejarah pusat data Indonesia, mencerminkan keyakinan kami terhadap pertumbuhan digital jangka panjang negeri ini,” kata Stephanus Oscar, CEO Digital Edge Indonesia. “Bersama PLN, kami tidak sekadar membangun sebuah pusat data — kami sedang meletakkan fondasi agar Indonesia dapat bersaing di level tertinggi ekonomi AI global. CGK Campus dirancang untuk tumbuh seiring dengan ambisi bangsa.”

CGK Campus berlokasi strategis kurang dari 15 kilometer dari klaster pusat data besar lainnya di kawasan Cikarang, dan sekitar 40 kilometer dari fasilitas EDGE1 dan EDGE2 milik Digital Edge di pusat kota Jakarta, menawarkan akses low-latency ke distrik bisnis utama sekaligus memperkuat ekosistem digital Indonesia secara menyeluruh. Kampus ini akan ditopang oleh jaringan serat optik dan aset telekomunikasi Indonet, anak perusahaan telekomunikasi milik penuh Digital Edge di Indonesia, termasuk jalur serat optik baru yang dibangun 100% di bawah tanah untuk meningkatkan keandalan dan ketahanan jaringan secara signifikan.

Tentang Digital Edge

Where performance, meets sustainability. Digital Edge menggerakkan transformasi digital Asia-Pasifik dengan infrastruktur yang andal, aman, dan berkelanjutan. Berkantor pusat di Singapura dan didukung oleh Stonepeak, perusahaan ini menghadirkan solusi pusat data dan serat optik berkinerja tinggi bagi hyperscaler dan enterprise di sembilan negara Asia Pasifik. Dengan 1,8GW daya IT yang telah diamankan, Digital Edge memberdayakan bisnis untuk bertumbuh secara cepat dan bertanggung jawab di masa depan yang terhubung dan hemat energi.

Kunjungi id.digitaledgedc.com untuk informasi lebih lanjut.

Kontak Media

Digital Edge Indonesia
Alissa Shebila
alissa.s@digitaledgedc.com

Sekilas Tentang PLN

PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. PLN mengusung agenda Transformasi 2.0 dengan visi menjadi Top 500 Global Company dan menjadi pilihan nomor 1 bagi pelanggan untuk Solusi Energi melalui upaya pertumbuhan usaha, implementasi digitalisasi secara end to end, menjalankan transisi energi untuk mendukung tercapainya Net Zero Emission (NZE), serta menghadirkan proses bisnis dengan SDM berkelas dunia.

Narahubung

Gregorius Adi Trianto
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN
Tlp. 021 7261122
Facs. 021 7227059

Alissa Shebila
Marketing Manager

Bicara dengan Tim Ahli Digital Edge Indonesia

Lengkapi formulir di bawah ini untuk berdiskusi tentang infrastruktur digital modern bersama para ahli kami yang berdedikasi.
This site uses cookies
Select which cookies to opt-in to via the checkboxes below; our website uses cookies to examine site traffic and user activity while on our site, for marketing, and to provide social media functionality.